NOTAM Terbaru Bandara Hasanuddin, Baca!

5 12 2009

Hehehe.. Maaf judulnya pake tanda seru, sedang berapi-api nih. Posting kali ini saya ingin memberitahukan kepada seluruh khalayak penerbangan antara lain pilot, operator, ATC, dan pihak-pihak yang terkait lah pokoknya. NOTAM terbaru Bandara Hasanuddin Makassar ini mengenai penutupan runway 13/31 dari jam 19.00 sampai dengan jam 22.00 UTC. Runway ditutup karena ada pembersihan rubber deposit yang sudah mulai menebal. NOTAM ini memberikan pengecualian bagi penerbangan khusus haji, jadi bagi yang bukan penerbangan haji jangan coba-coba :) . NOTAM ini berlaku dari tanggal 4 sampai dengan 24 Desember 2009. Kepada airline operator, FOO, pilot, pramugari (halah..), ATC, dan sebagainya agar menyesuaikan NOTAM tersebut.

Dalam benak saya bertanya-tanya, banyak sekali rubber deposit-nya ya..?? Butuh 20 hari lho membersihkannya. Tapi memang saya tidak tahu bagaimana cara membersihkannya, seberapa banyak yang dibersihkan  dan apa kendalanya. Percayakan saja kepada pihak Teknik Landasan PT. Angkasa Pura I (Persero). Karena kalau sesuatu dipercayakan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggu kehancurannya. Kurang lebih begitu kata Hadits Rasulullah SAW.

Salah Satu Aktivitas Pembersihan Rubber Deposit

Read the rest of this entry »





Beda Boeing 737-900ER dengan Boeing 737-800

30 11 2009

Suatu hari di Makassar yang panas, ketika saya sedang dinas di Sultan Hasanuddin Tower (frekuensi 118.1MHz) terjadi perdebatan serius di belakang saya. Ya, dari teman-teman ATC saya. Mereka memperdebatkan tipe pesawat yang baru saja mendarat. Pesawat yang baru mendarat adalah sebuah Boeing dengan tipe 737. Mereka berdua sependapat dengan hal ini. Lantas, apa yang diperdebatkan. Ternyata mereka berdebat mengenai seri dari Boeing 737 (selanjutnya saya singkat B737) tersebut. Kalau yang mendarat adalah B737 seri 200 tentunya sangatlah mudah untuk dikenali karena karakter mesinnya yang kecil dan suara nyaring. Satu dari teman saya berpendapat bahwa yang baru saja mendarat adalah B737 seri 300, satu lagi menganggap itu adalah B737 seri 400, dan satunya mengatakan B737 seri 500. Mana yang benar? Memang sulit untuk membedakan ketiganya, apalagi mereka tidak terbiasa sudah lama tidak dinas di Tower. Bahkan saya pun mengalami kesulitan untuk membedakannya. Akhirnya saya putuskan untuk melihat flight plan untuk mengetahui seri B737 tersebut. Dari flight plan tertulis B737 seri 300. Teman saya yang pertama jadi sumringah (senang,red) karena merasa tebakannya betul dari yang lain.
Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.